
18 September 2025 – PONOROGO – AKAFARMA sunan Giri Ponorogo kembali mencatatkan prestasi gemilang di bidang sumber daya manusia. Tiga dosen berhasil menyelesaikan dan dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen pada gelombang 1 tahun 2025. Mereka adalah Erna Agung Rakhmawati, S.Pi., M.Si. , Devita Yudhayanti, S.Pd., M.Pd., dan Charlis Palupi, S.Pd., M.Pd.
Keberhasilan ketiga dosen ini merupakan buah dari dedikasi, kerja keras, dan komitmen tinggi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sertifikasi dosen sendiri merupakan proses pengakuan formal atas kompetensi profesional seorang dosen yang telah memenuhi standar nasional untuk melaksanakan tugas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Atas nama pimpinan kampus, kami menyampaikan ucapan selamat dan kebanggaan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Erna, Ibu Devita, dan Ibu Charlis,” ujar direktur AKAFARMA Apt. Nasruhan Arifianto, M.Farm.,Klin. saat dikonfirmasi. “Pencapaian ini tidak hanya menjadi prestasi individu tetapi juga menjadi aset berharga bagi Program Studi, serta AKAFARMA secara keseluruhan. Ini membuktikan bahwa kami serius dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan untuk mahasiswa.”
Dampak Langsung bagi Mahasiswa dan Kampus.
Kelulusan tiga dosen ini memiliki dampak positif yang berantai. Bagi mahasiswa, mereka akan belajar dari dosen-dosen yang telah teruji kompetensinya, dengan metode pengajaran yang lebih inovatif, berbasis penelitian, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja.
Bagi institusi, jumlah dosen tersertifikasi merupakan indikator kunci dalam proses akreditasi program studi dan universitas. Peningkatan jumlah dosen bersertifikat akan memperkuat reputasi kampus AKAFARMA Sunan Giri Ponorogo sebagai institusi pendidikan tinggi yang peduli terhadap pengembangan profesionalisme staf pengajarnya.
Kata Mereka: Semangat dan Harapan
Erna Agung Rakhmawati, S.Pi., M.Si., menyatakan rasa syukur dan kebanggaannya. “Proses sertifikasi ini memang menantang, tetapi sangat bermanfaat untuk melakukan refleksi atas seluruh karya dan pengabdian kita. Ini adalah motivasi untuk terus berkontribusi lebih besar, khususnya dalam penelitian di bidang analis farmasi, makanan yang bermanfaat bagi masyarakat.”
Sementara itu, Devita Yudhayanti, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya sertifikasi sebagai bentuk tanggung jawab profesional. “Sebagai pendidik, sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk memegang sertifikat pendidik profesional. Kami ingin mempraktikkan langsung apa yang kami ajarkan (walk the talk) kepada mahasiswa.”
Charlis Palupi, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa dukungan dari lingkungan kampus sangat membantu kesuksesannya. “Dukungan dari rekan sejawat dan pimpinan, termasuk workshop penyusunan portofolio, sangat mempermudah proses ini. Keberhasilan ini meningkatkan kepercayaan diri kami untuk memberikan yang terbaik di kelas.”
Dengan diraihnya prestasi ini, diharapkan dapat memicu motivasi dosen-dosen lainnya di lingkungan AKAFARMA Ponorogo untuk segera menyusul. Pencapaian Erna, Devita, dan Charlis menjadi bukti bahwa dengan komitmen dan dukungan yang tepat, peningkatan kualitas akademik adalah sebuah keniscayaan.
